Cara Mendapatkan Vitamin D dari Sinar Matahari dan Makanan Sehari-hari

Vitamin D merupakan nutrisi penting yang dapat diperoleh dari sumber alami. Salah satu cara yang paling sederhana adalah melalui paparan sinar matahari pagi. Tubuh mampu memproduksi vitamin D ketika kulit terkena sinar matahari secara langsung. Waktu yang disarankan adalah sekitar 10–20 menit di pagi hari, sehingga tubuh mendapatkan manfaatnya tanpa risiko berlebihan.

Selain dari sinar matahari, beberapa jenis makanan juga mengandung vitamin D. Contohnya adalah ikan berlemak seperti salmon, sarden, atau tuna. Mengonsumsi ikan secara rutin dalam menu harian dapat membantu tubuh tetap seimbang dan mendukung energi sehari-hari.

Makanan lain yang mengandung vitamin D adalah produk susu dan telur. Menambahkan susu atau yogurt ke dalam sarapan dapat menjadi cara praktis untuk meningkatkan asupan vitamin D. Telur, terutama bagian kuningnya, juga bisa menjadi pilihan yang mudah diolah untuk konsumsi harian.

Tidak hanya itu, beberapa jenis jamur yang terkena sinar matahari juga dapat menjadi sumber vitamin D nabati. Jamur ini bisa dijadikan bahan tambahan pada salad atau menu makan malam, sehingga memberikan variasi nutrisi yang menarik.

Dengan menggabungkan paparan sinar matahari dan konsumsi makanan yang tepat, tubuh dapat tetap mendapatkan asupan vitamin D yang cukup. Kebiasaan sederhana ini membantu mendukung aktivitas harian dan menjaga keseimbangan tubuh secara alami.